Bengkulu Utara, iNews.network — Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bengkulu Utara terus dilakukan. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Bengkulu Utara, Abdul Hadi, bersama Danrem 041/Garuda Emas Bengkulu, Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto, serta Dandim 0423/BU, Letkol Inf Muhammad Jumali, meninjau langsung progres lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Marga Jaya Unit 10, Kecamatan Padang Jaya.
Peninjauan dilakukan pada Rabu (26/11/2025) untuk memastikan bahwa lokasi cetak sawah memenuhi standar kelayakan teknis. Lahan yang diusulkan oleh kelompok tani Desa Marga Jaya Unit 10 pada tahun 2025 tersebut telah melalui proses Survei Investigasi Desain (SID) oleh tim dari Universitas Bengkulu (UNIB) dan dinyatakan layak dicetak seluas 20 hektare.
“Kita memastikan lokasi benar-benar strategis, produktif, dan berkelanjutan. Ini penting agar program CSR mampu memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan di Bengkulu Utara,” ujar Abdul Hadi.
Menurut Kadis DTPHP, program CSR merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Selain menambah luasan lahan baku sawah, program ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Marga Jaya.
“Program ini harus digarap optimal agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana dan target,” lanjutnya.
Pelaksanaan konstruksi cetak sawah rakyat ini dikerjakan oleh Kodim 0423/BU. Masa kontrak berlangsung 45 hari, dan dijadwalkan selesai pada 26 Desember 2025. Dengan selesainya program ini, luasan sawah produktif di Bengkulu Utara akan bertambah secara signifikan.
“CSR ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan Bengkulu Utara mampu menyumbang pencapaian Swasembada Pangan 2028–2029,” tutup Abdul Hadi. (iNews.network)



Tinggalkan Balasan