SEMARANG, Inews.networkPemkot Semarang melalui Disperkim bergerak cepat menangani belasan titik pohon tumbang, Minggu (8/3) lalu.

Hingga pukul 17.58 WIB pada hari itu, tim teknis menyebar ke wilayah Ring 1, 2, dan 3, memastikan akses jalan protokol Semarang normal dan minimalkan dampak.

“Titik lokasi menyebar dari Ring 1, 2, dan 3 Kota Semarang. Prioritas pinggir jalan agar tak ganggu lalu lintas, pastinya ada korban,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Sejumlah lokasi seperti Jalan Kyai Saleh, Jalan Gajah Mada, Jalan Papandayan, hingga kawasan Pamularsih juga telah ditangani petugas.

Meski demikian, beberapa titik seperti Jalan Thamrin telah masuk proses pengerjaan pihak tim lapangan.

Selain itu, Wali Kota menyampaikan penanganan dari Jalan Kepodang kawasan Kota Lama sempat terkendala portal besi.

“Dan tim lainnya tengah bergerak menuju lokasi tambahan dari Watulawang serta Mess Penerbad,” ujar Wali Kota.

Percepatan Evakuasi

Untuk percepatan evakuasi material pohon, Disperkim menerjunkan beberapa kelompok kerja dari berbagai lokasi.

“Armada kami (Pemkot) tujuh dump truck dan skylift. Personel tujuh tim, tiap tim berisi tujuh hingga sepuluh orang,” tambahnya.

Kejadian ini memicu kerusakan fisik signifikan pemukiman dan jalan protokol Semarang, serta laporan adanya korban.

“Korban ada, baik orang, mobil, rumah, hingga bangunan,” ungkapnya prihatin akibat angin kencang.

Pemeliharaan Vegetasi

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot terus lakukan pendataan dan pemeliharaan vegetasi area publik.

“Langkah antisipasi juga dengan inventarisasi pohon rawan, perapian berkala, dan penebangan pohon berpotensi tumbang,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur hijau ketika cuaca buruk.

“Kami imbau warga tetap waspada potensi angin kencang, puting beliung, dan hujan deras, hindari berteduh di bawah pohon,” pungkasnya.

 

Tim: Inews Network