KEPAHIANG, iNews.network – Pemerintah Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang, menyalurkan Dana Ketahanan Pangan Tahap I Tahun Anggaran 2026 kepada BUMDes Maju Bersama sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor pangan dan peternakan.
Penyaluran dana tersebut dilaksanakan dalam rangkaian musyawarah persiapan pelaksanaan kegiatan dan sosialisasi APBDes 2026, yang digelar di Aula Desa Bogor Baru pada Rabu, 15 April 2026.
Selain membahas program pembangunan fisik desa seperti rabat beton, drainase, dan plat deuker, forum tersebut juga memfokuskan perhatian pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan dan budidaya itik petelur yang dikelola oleh BUMDes.
Pjs. Kepala Desa Bogor Baru, Ansori, SE, menegaskan bahwa dana yang telah dialokasikan dari Dana Desa harus digunakan secara optimal dan bertanggung jawab.
“Dana yang telah disalurkan melalui Dana Desa ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan ekonomi desa. Setiap penggunaan anggaran wajib disertai laporan pertanggungjawaban atau SPJ agar tidak menimbulkan temuan maupun persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Program ketahanan pangan ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis desa dalam memperkuat sektor ekonomi produktif masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan warga melalui usaha budidaya yang berkelanjutan.
Musyawarah tersebut turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), unsur Kecamatan Kepahiang yang diwakili Camat Karyo Fauzan, SP, sekretaris camat, Kasi PMD, unsur BPD, tenaga ahli, pendamping desa, Bhabinkamtibmas, perangkat adat dan agama, pengurus posyandu, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan program Dana Desa berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui penyaluran Dana Ketahanan Pangan Tahap I ini, Pemerintah Desa Bogor Baru berharap BUMDes mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung program nasional ketahanan pangan berbasis desa.
Program budidaya ikan dan itik petelur diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru dan lapangan pekerjaan bagi warga desa. (Adv/Ujang Tarmizi)




Tinggalkan Balasan