BENGKULU, iNews.Network LSM Lidik Provinsi Bengkulu bersama Forum Aliansi Bengkulu Bersatu atau FABB berencana menggelar hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat. Agenda tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan daerah yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun lembaga legislatif.

Rencana hearing tersebut mencuat setelah berbagai isu publik di Provinsi Bengkulu menjadi sorotan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, persoalan lingkungan, hingga pengawasan terhadap program-program pemerintah daerah.

Ketua FABB, Herman Lutfhi, mengatakan hearing tersebut merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi yang terbuka antara masyarakat dan DPRD Provinsi Bengkulu. Menurutnya, ruang dialog seperti RDP sangat penting untuk memastikan berbagai aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung dan mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

Ia menilai, masih terdapat sejumlah persoalan di daerah yang memerlukan perhatian bersama agar pembangunan dapat berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran. Karena itu, pihaknya berharap hearing nantinya tidak hanya menjadi forum diskusi semata, melainkan mampu melahirkan solusi konkret demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami berharap hearing ini dapat menjadi ruang komunikasi yang baik antara masyarakat, organisasi sosial kemasyarakatan, dan DPRD Provinsi Bengkulu. Berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat perlu dibahas bersama agar dapat ditemukan solusi terbaik,” ujar Herman Lutfhi.

Sementara itu, Ketua Harian FABB yang juga Ketua LSM Lidik Provinsi Bengkulu, M Zen Ferry, menyampaikan bahwa pihaknya bersama sejumlah elemen masyarakat akan membawa berbagai aspirasi yang selama ini menjadi perhatian publik di Bengkulu.

Menurutnya, hearing tersebut bukan bertujuan mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan lebih baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ia menjelaskan bahwa beberapa isu yang akan menjadi pembahasan dalam hearing di antaranya menyangkut kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, hingga persoalan lingkungan yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah daerah.

“Kami melihat masih banyak persoalan yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Hearing ini merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih baik dan transparan,” kata M Zen Ferry.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah daerah agar seluruh kebijakan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

FABB dan LSM Lidik Provinsi Bengkulu menilai DPRD Provinsi Bengkulu memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan serta menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah. Oleh sebab itu, mereka berharap agenda hearing nantinya dapat menghasilkan rekomendasi maupun langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, kedua organisasi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rencana hearing ini mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat karena dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah. Kehadiran organisasi masyarakat dalam forum resmi bersama DPRD juga diharapkan mampu memperkuat kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Dengan adanya hearing tersebut, masyarakat berharap komunikasi antara organisasi sosial, pemerintah daerah, dan DPRD Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih efektif. Selain menjadi sarana penyampaian aspirasi, forum tersebut juga diharapkan mampu mendorong percepatan penyelesaian berbagai persoalan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu. (Antonius)