Kota Bengkulu, iNews.network — Suasana antusias menyelimuti Adeeva Convention Centre Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Kamis (16/10/2025), saat Penataran Pelatihan Pelatih Voli se-Kota Bengkulu Tahun 2025 resmi dibuka. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelatih bola voli di tingkat daerah.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Hermansyah, S.Sos, didampingi oleh Staf Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, yaitu Silvia Agustina, Hengki Oktarija, dan Sofyan Okat. Hadir pula Wakapolres Kota Bengkulu serta Kasatlantas Polres Bengkulu yang juga menjabat sebagai Ketua Harian PBVSI Kota Bengkulu, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan peningkatan kualitas pelatih lokal ini.
Menurut Hermansyah, pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam menciptakan pelatih-pelatih handal yang mampu membawa atlet Bengkulu berprestasi di tingkat nasional. “Kami ingin pelatih di Bengkulu memiliki kemampuan tak hanya teknis, tapi juga manajerial dan sportivitas tinggi,” ujarnya kepada iNews.network.

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai klub dan sekolah di Kota Bengkulu. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 16–17 Oktober 2025, dengan menghadirkan narasumber dari PBVSI Provinsi Bengkulu dan praktisi olahraga nasional. Materi mencakup strategi kepelatihan modern, analisis permainan, serta teknik pembinaan atlet usia muda.
Berlangsung di kawasan wisata Pantai Panjang, kegiatan ini tidak hanya sarat edukasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan antar pelatih. Lokasi yang strategis dan atmosfer pantai yang tenang turut menghadirkan suasana pelatihan yang inspiratif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi cikal bakal peningkatan mutu pembinaan olahraga di Bengkulu. Dengan adanya pelatih bersertifikat dan berkompetensi, pembinaan atlet usia muda akan lebih terarah. PBVSI Kota Bengkulu juga berencana mengadakan kompetisi antarklub pelajar sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang menilai bahwa olahraga seperti voli dapat mempererat hubungan sosial masyarakat dan membangun generasi muda yang tangguh serta disiplin.
Sebagai penutup, Hermansyah menegaskan bahwa pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan besar untuk menghidupkan kembali gairah olahraga voli di Bengkulu. “Kami ingin Bengkulu kembali dikenal sebagai daerah penghasil atlet voli berbakat,” pungkasnya. (Predi)




Tinggalkan Balasan