CILACAP, iNews.network – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kualitas layanan sosial melalui pembangunan sarana pendukung di Rumah Pelayanan Sosial (RPS).
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, meresmikan tiga fasilitas baru di sejumlah RPS yang berada di Kabupaten Cilacap, Kamis (22/1/2026).
Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan agenda kunjungan napak tilas guru Mochtar di SMA Negeri 1 Kampung Laut, wilayah terluar Cilacap.
Salah satu fasilitas yang diresmikan yakni Mushola Al Kautsar yang berada di lingkungan RPS Disabilitas Mental Jeruklegi.
RPS Jeruklegi merupakan unit layanan milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah yang secara khusus menangani rehabilitasi penyandang disabilitas mental.
Kehadiran mushola di lingkungan RPS diharapkan dapat menunjang kebutuhan spiritual para penerima manfaat maupun petugas.
Sumarno menyampaikan bahwa fasilitas ibadah memiliki peran penting dalam membangun ketenangan batin serta memperkuat nilai-nilai keimanan.
Ia berharap Mushola Al Kautsar dapat menjadi ruang pembinaan spiritual yang memberi dampak positif bagi seluruh penghuni RPS.
“Semoga mushola ini bisa menjadi tempat yang membawa ketenangan dan mendorong semangat ibadah, terutama bagi para penerima manfaat dan para pendamping,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan sarana prasarana di sektor pelayanan sosial merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam menghadirkan layanan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Menurut Sumarno, negara memiliki tanggung jawab untuk hadir dalam penanganan persoalan sosial.
Oleh karena itu, penguatan fasilitas di RPS menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan yang layak bagi masyarakat rentan.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ia berharap keberadaan mushola tersebut dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh penghuni RPS.
Dalam kesempatan itu, Sumarno juga meninjau bagian dalam mushola serta memastikan arah kiblat dengan mengeceknya secara langsung menggunakan perangkat digital.
“Arah bangunan tidak selalu sama dengan arah kiblat. Yang terpenting adalah ketepatan menghadap kiblat saat beribadah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menjelaskan bahwa RPS Disabilitas Mental Jeruklegi berdiri di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare dan saat ini menampung sekitar 50 penerima manfaat.
Keberadaan RPS tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi penanganan masalah sosial di Jawa Tengah.
Selain Mushola Al Kautsar di Jeruklegi, pada kesempatan yang sama Sekda Jawa Tengah juga meresmikan Mushola Baitul Atiq di RPS Talun serta Ruang Isolasi Kresna di RPS Waluyotomo sebagai bagian dari peningkatan fasilitas layanan sosial. (lim)




Tinggalkan Balasan