Kota Bengkulu, iNews.network — Warga Muhajirin 17 RT 19 RW 06, Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati, kembali menghidupkan kegiatan ronda malam sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Bengkulu. Upaya ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE., MM, yang mendorong masyarakat aktif menjaga keamanan berbasis komunitas. Kegiatan digelar pada Sabtu malam, 23 November 2025, di lingkungan RT 19.

Ketua RT 19, Herison, atau yang akrab disapa Heri, mengatakan bahwa ronda malam merupakan langkah nyata warga dalam memperkuat keamanan permukiman. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya rutinitas berjaga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antarwarga. “Ronda malam ini mendukung program Wali Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Selain itu, warga bisa saling berkoordinasi dan menjaga kekompakan,” ujar Heri.

Ronda dilakukan dengan sistem piket bergilir. Setiap regu yang terdiri dari beberapa warga ditempatkan di pos ronda yang berada di titik strategis kawasan permukiman. Mereka memantau kondisi lingkungan, melakukan patroli ringan, dan mencatat aktivitas atau informasi penting yang berkaitan dengan keamanan. Jadwal ronda disusun agar adil dan tidak mengganggu pekerjaan maupun aktivitas warga pada siang hari.

Menurut Heri, beberapa bulan terakhir tercatat adanya kejadian kecil yang memunculkan kekhawatiran warga, seperti suara mencurigakan pada malam hari dan aktivitas orang tidak dikenal. Dengan diaktifkannya ronda, warga berharap potensi gangguan keamanan dapat ditekan. “Keamanan bukan hanya tugas pemerintah atau kepolisian. Warga harus ikut berperan. Inilah bentuk komitmen kami,” tegasnya.

Ronda malam melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari orang dewasa hingga pemuda setempat. Keterlibatan generasi muda menjadi energi positif dalam menjaga lingkungan. Selain itu, para tokoh masyarakat memberikan dukungan moral dan kadang menyumbangkan konsumsi ringan bagi para petugas ronda.

Program ronda malam yang dihidupkan kembali ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Bengkulu. Melalui imbauan Wali Kota, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Pemerintah Kota menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan menciptakan keamanan berkelanjutan.

“Kegiatan ronda malam warga Padang Nangka ini adalah contoh bagus yang harus ditiru wilayah lain,” ujar seorang tokoh masyarakat yang hadir memberi dukungan.

Sejak ronda kembali diaktifkan, warga merasakan peningkatan rasa aman. Komunikasi antarwarga menjadi lebih intens, informasi mudah tersalurkan, dan kejadian mencurigakan dapat segera ditindaklanjuti. Hubungan sosial juga semakin erat, terutama karena ronda malam menjadi ruang bertukar cerita dan memperkuat solidaritas.

Ronda malam di Kelurahan Padang Nangka kini menjadi simbol kebersamaan, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap upaya Pemkot Bengkulu menciptakan lingkungan aman dan tertib. Dengan semangat gotong royong, warga optimistis kegiatan ini akan terus berjalan dan memberi manfaat jangka panjang. (Yudi Syahputra)